
POSO – Semangat gotong royong mewarnai pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Minya Tarante di Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso. Dalam pelaksanaan TMMD ke-130, Satgas Kodim 1307/Poso bersama masyarakat terus menyempurnakan rumah tersebut.
Pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi plesteran dinding dan pemasangan atap. Kedua pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembangunan agar rumah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan dapat segera berubah menjadi hunian yang lebih layak.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1307/Poso Letkol Inf Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa personel Satgas akan terus bekerja bersama masyarakat hingga sasaran RTLH tersebut selesai.
“Setiap pekerjaan kami laksanakan secara bertahap. Saat ini fokus pada plesteran dinding dan pemasangan atap. Kita ingin hasil akhirnya benar-benar baik dan dapat memberikan manfaat bagi pemilik rumah,” kata Dansatgas.
Menurutnya, kehadiran masyarakat dalam proses pengerjaan menjadi bukti bahwa TMMD mampu memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana TNI dan masyarakat dapat bersatu, bekerja bersama dan saling membantu. Gotong royong ini merupakan nilai yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
Letkol Inf Edi juga meminta seluruh personel Satgas tetap menjaga semangat dan memperhatikan kualitas pekerjaan di setiap tahapan.
“Saya tekankan kepada personel agar tetap semangat, bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan kualitas. Sasaran yang kita bangun ini akan digunakan oleh masyarakat, sehingga harus dikerjakan sebaik mungkin,” tegasnya.
Pengerjaan RTLH Ibu Minya menjadi salah satu bukti nyata program TMMD ke-130 Kodim 1307/Poso dalam membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

