Keluarga Ambon Sambut Kehangatan dalam Hunian Baru Berkat Dukungan TMMD

Keluarga Ambon Sambut Kehangatan dalam Hunian Baru Berkat Dukungan TMMD

AMBON – Kebahagiaan dirasakan keluarga penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon. Rumah yang menjadi sasaran pembangunan di Dusun Seri, Kelurahan Urimesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, kini telah mencapai progres 97 persen, Sabtu (7/11/2026).

Bantuan pembangunan tersebut membawa perubahan berarti bagi keluarga penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini semakin mendekati kondisi yang lebih layak, sehat, dan nyaman untuk ditempati.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus menyelesaikan pekerjaan tahap akhir, mulai dari pemasangan atap, pengecatan dinding, pemasangan lantai, hingga penyempurnaan sanitasi dan kelistrikan.

Salah seorang warga penerima manfaat, Bapak Ferdinan Wass, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan melalui program TMMD.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak TNI dari Kodim 1504/Ambon dan seluruh warga yang sudah bekerja keras membangun rumah kami. Puji Tuhan, rumah kami sekarang sudah jauh lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ungkapnya.

Ia mengaku bantuan tersebut menjadi kebahagiaan besar bagi keluarganya. Menurutnya, perhatian dan kerja keras personel TNI bersama masyarakat memberikan harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon, Letkol Inf Rudolf Glenn Paulus, mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga penerima. Rumah yang layak merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kehidupan keluarga yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui program TMMD, TNI terus berupaya menghadirkan pengabdian yang dapat dirasakan langsung masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antara prajurit dan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *