Kolonel Budyanto: Pertahankan Kualitas RTLH untuk Kesejahteraan Jangka Panjang Pak Atim

Kolonel Budyanto: Pertahankan Kualitas RTLH untuk Kesejahteraan Jangka Panjang Pak Atim

TULUNGAGUNG – Kepedulian terhadap hasil pembangunan menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0807/Tulungagung. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono, S.E., M.Han., saat meninjau rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Atim di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa (3/11/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kolonel Arh Budyanto didampingi Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han. Rombongan melihat secara langsung perkembangan pengerjaan rehabilitasi rumah yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD.

Pada kesempatan itu, Kolonel Arh Budyanto menyampaikan harapannya agar Pak Atim nantinya dapat menjaga dan merawat rumah yang telah direhabilitasi dengan baik setelah seluruh pekerjaan selesai.

Menurutnya, pemeliharaan rumah menjadi hal penting agar hasil pembangunan dapat terus memberikan manfaat dan digunakan dalam jangka panjang.

Rumah milik Pak Atim sendiri diketahui terakhir kali mendapatkan rehabilitasi secara swadaya pribadi pada 2008. Melalui program TMMD Ke-130, kondisi hunian tersebut kembali mendapat perhatian agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Peninjauan oleh Tim Wasev juga merupakan bagian dari pengawasan untuk memastikan pelaksanaan sasaran fisik berjalan sesuai rencana serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan.

Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0807/Tulungagung terus berkomitmen melaksanakan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Rehabilitasi RTLH menjadi salah satu wujud kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan warga.

Melalui program tersebut, diharapkan tidak hanya tercipta bangunan rumah yang lebih layak, tetapi juga tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga hasil pembangunan sebagai aset yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *